Langsung ke konten utama

Penetapan Tujuan Kinerja untuk Facility Manager

 

Quote: If you can't measure it, you can't improve it." - Peter Drucker 

Quote di awal ini menunjukkan pentingnya kita mempunyai ukuran kinerja. Nah, di awal tahun ini, kita sebagai seorang facility manager perlu untuk memperbarui target goals untuk team facility management. Saat ini sudah memasuki bulan February 2025, dan sudah mulai untuk memonitor target-target bulanan yang perlu dipenuhi.

Pencapaian target adalah tolok ukur seorang facility manager, bagaimana di awal periode kita membuat target dan melakukan review serta evaluasi secara berkala setiap bulan, tiga bulan, dan selanjutnya.

Berdasarkan pengalaman saya, membuat target adalah hal yang mudah, yang sulit adalah memonitor, evaluasi dan mengkomunikasikan ke team terkait jika tidak mencapai target.

Berikut 5 hal utama yang umumnya dibuatkan target oleh facility manager dan bagaimana kita perlu untuk antisipasinya:


Dengan menetapkan tujuan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, dan Terikat Waktu) di area-area kunci tersebut, facility manager dapat secara efektif mengukur dan meningkatkan kinerja tim serta vendor dalam mengelola fasilitas. Penting untuk melakukan peninjauan rutin terhadap pencapaian tujuan ini dan melakukan penyesuaian strategi jika diperlukan.

Dari pengalaman saya sebagai seorang facility manager, perlu dibuatkan jadwal rutin minimal 1 kali sebulan, bisa 1 or 2 jam untuk melakukan evaluasi terhadap pencapaian goals dari masing-masing anggota team, jika pencapaian sudah sesuai, evaluasi bisa dilakukan dalam waktu tiga bulan sekali.

Menariknya, jika goals ini sudah tercapai semua dalam waktu kurang dari 12 bulan, artinya, perlu ada pengembangan dari goals ini, karena kita mempunyai team yang luar biasa (bisa mencapai goals tersebut).

Lalu, dengan goals yang sama, dengan tambahan beberapa personal goals, saya bisa mendapatkan team yang potensial untuk dikembangkan, dan saya juga mengembangkan diri saya sendiri dengan melakukan pelatihan kepada anggota team, jika ada tidak dapat mencapai goals yang ditentukan.

Semoga bermanfaat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanggung Jawab Facility Management Team

Apa saja tanggung jawab dari facility management team? Yang utama adalah hal-hal dibawah ini: 1)      Mengatur & mempersiapkan budgets (secara tahunan dan bulanan) dan mengatur pengeluaran. o     Level Manager: selain mempersiapkan secara rutin untuk setiap tahunnya, untuk level manager, diharuskan mempunyai strategi khusus yang terkait dengan penghematan, inovasi dan project management o     Level staff: memastikan bahwa semua hal-hal rinci sudah dimasukkan kedalam budget dan melakukan pemeriksaan secara rutin. 2)      Pengelolaan Contract , melakukan tender dan negosiasi o     Level Manager: focus untuk pengelolaan kontrak, melakukan tender dan negosiasi. Dibeberapa perusahaan, level manager menangani kontrak dengan nilai tertentu (misal: min total nilai Rp. 500 juta per tahun ditangani manager) dan bekerja sama dengan bagian procurement. o     Level staff: mem...

7 Kompetensi Inti yang Harus Dikuasai oleh Facility Manager

Saya sudah beberapa kali menuliskan mengenai core competencies yang perlu dimiliki oleh Facility Manager. Dunia facility management selalu berkembang. Hingga hari ini, otomatisasi mulai banyak diimplementasikan, sustainability mulai diterapkan serta perusahaan sudah mulai memiliki ekspektasi bisnis yang lebih besar terhadap facility manager dalam mengelola fasilitas. Sudah bisa dipastikan, Facility Manager (FM) akan selalu memegang peran penting dalam menjaga operasional bangunan, mendukung produktivitas karyawan perusahaan, dan memastikan keberlanjutan fasilitas. Saya mendapatkan artikel menarik dari blog IFMA mengenai 7 kompetensi inti (core competencies) berikut harus dikuasai oleh FM untuk sukses di era saat ini, yang baru saja dituliskan di bulan May 2025. Berikut core competencies yang perlu dikuasai oleh FM menurut IFMA: 1. Kepemimpinan dan Strategi (Leadership & Strategy)  FM perlu memiliki kemampuan memimpin tim dan mengembangkan strategi yang selaras dengan tu...

Facility Management vs. Workplace Management di Era Kerja Hybrid: 4 Strategy Penting Untuk Integrasi

Setelah lebih dari 25 tahun bekerja di bidang facility management, saya pikir saya cukup familiar dengan istilah, sistem, dan dinamika pekerjaan di dalamnya. Namun, sejak 2020, ada satu istilah yang terus muncul dalam setiap diskusi, webinar, dan bahkan percakapan santai antar team: workplace management .   Dulu istilah ini tidak terlalu ramai. Tapi pasca pandemi COVID-19, seolah ada pergeseran besar: bukan hanya soal menjaga fasilitas tetap berfungsi, tapi juga bagaimana fasilitas itu mendukung cara kerja baru—yang fleksibel, digital, dan berbasis pengalaman karyawan.   Banyak Organisasi Masih Fokus pada Gedung, Bukan Penggunanya Saat ini, banyak perusahaan di Indonesia—terutama sektor perbankan, manufaktur, dan instansi publik—masih menganggap facility management (FM) cukup untuk menjalankan operasional kantor. Padahal di era kerja hybrid, pengalaman kerja (employee experience) sudah menjadi faktor utama dalam retensi, produktivitas, bahkan kesehatan mental karyawa...