Langsung ke konten utama

Sertifikasi Auditor Energi Gedung dan Bangunan

Melanjutkan tulisan sebelumnya mengenai auditor energi, saya akan menjelaskan mengenai Sertifikasi Auditor Energi untuk Gedung dan Bangunan. Kebetulan, saya baru saja mengikuti pelatihan dan uji kompetensi Auditor Energi di bulan Juni 2024 ini.

Keahlian audit energi telah dibuatkan standar oleh Kementrian Ketenagakerjaan Indonesia dalam SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) bidang audit energi dan jika telah mengikuti training dan lulus uji kompetensi, maka akan menjadi Auditor Energi Bersertifikat BNSP.



Menurut SKKNI, berikut lima kemampuan yang perlu dikuasai dalam melakukan audit energi gedung dan bangunan, yaitu:

1.       Kemampuan perencanaan dan pengumpulan data audit energi; mekanikal, termal dan kelistrikan.

2.       Kemampuan merencanakan pengukuran parameter energi.

3.       Kesanggupan untuk melakukan survei.

4.       Kemampuan melakukan Analisa, serta.

5.       Kemampuan untuk membuatkan laporan hasil energi audit.

Menurut saya, besar manfaat jika memiliki Sertifikasi Auditor Energi, selain kompetensi yang diakui dan sesuai standar nasional, berikut tiga manfaat dari sertifikasi Auditor Energi:

1. Meningkatkan Kualitas Audit: individu akan meningkatkan kualitas audit, karena saat diuji akan bertemu dengan asesor yang berkualitas dan memberikan banyak informasi baru terkait audit. 

2. Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan: pada proses sertifikasi auditor energi mengharuskan adanya pelatihan dan pendidikan yang ekstensif khususnya audit bangunan. Dan wajib mempunya portfolio audit energi yang pernah dilakukan oleh peserta. 

3. Meningkatkan kredibilitas. Individu yang bersertifikasi Auditor Energi menunjukkan bahwa telah lulus uji kompetensi yang dilakukan oleh assessor yang berpengalaman. Sehingga, kredibilitas sebagai praktisi FM akan meningkat jika mendapatkan sertifikasi auditor energi.

Saat ini, sertifikasi auditor energi di bundling dengan pelatihan energi audit dan sudah banyak perusahaan training di Indonesia melakuKarena sertifikasi auditor energi

Dampak Sertifikasi Auditor Energi pada Kinerja Facility Management. Saya yakin untuk teman-teman Facility Manager yang bersertifikasi auditor energi akan memberikan banyak dampak positif pada kinerja Facility Management, antara lain:

·       Pengurangan Biaya Energi: Auditor energi bersertifikat dapat membantu organisasi FM mengidentifikasi dan mengimplementasikan langkah-langkah penghematan energi yang dapat menghasilkan penghematan biaya yang signifikan. 

·       Peningkatan Kinerja Lingkungan: Audit energi dapat membantu organisasi FM mengidentifikasi dan mengurangi emisi gas rumah kaca mereka. Hal ini dapat membantu organisasi FM mencapai tujuan keberlanjutan mereka dan meningkatkan citra publik mereka. 

·       Peningkatan Kepatuhan terhadap Peraturan: Auditor energi bersertifikat dapat membantu organisasi FM memastikan kepatuhan mereka terhadap peraturan lingkungan yang terkait dengan efisiensi energi. 

·       Peningkatan Pengambilan Keputusan: Rekomendasi dari auditor energi bersertifikat dapat membantu manajemen perusahaan membuat keputusan yang lebih tepat tentang investasi dalam proyek efisiensi energi.

Kebanyakan dari kita sebagai facility manager, sudah memiliki kemampuan ini dan banyak sekali materi yang bisa kita pelajari dan dapat dari internet. Karena itu, akan lebih lengkap jika kita memiliki tambahan sertifikasi. Inilah yang menjadi alasan saya untuk mengambil sertifikasi auditor energi.

Menurut saya, sertifikasi auditor energi adalah investasi yang berharga bagi Praktisi Facility Management. Auditor energi bersertifikat dapat membantu mencapai tujuan efisiensi energi, meningkatkan kinerja lingkungan, dan meningkatkan pengambilan keputusan.

Sebagai referensi, saya mengikuti pelatihan Sertifikasi Auditor Energi Gedung dan Bangunan dari badan pelatihan ESQ Rima Ginanjar dengan LSP Energi Mandiri. Pelatihan diberikan secara online dan mempunyai fasilitas ruang training untuk offline. Assessor berkualitas dan mengenai banyak hal dalam implementasi audit energi dan jenis Gedung dan bangunan.

 

Semoga bermanfaat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanggung Jawab Facility Management Team

Apa saja tanggung jawab dari facility management team? Yang utama adalah hal-hal dibawah ini: 1)      Mengatur & mempersiapkan budgets (secara tahunan dan bulanan) dan mengatur pengeluaran. o     Level Manager: selain mempersiapkan secara rutin untuk setiap tahunnya, untuk level manager, diharuskan mempunyai strategi khusus yang terkait dengan penghematan, inovasi dan project management o     Level staff: memastikan bahwa semua hal-hal rinci sudah dimasukkan kedalam budget dan melakukan pemeriksaan secara rutin. 2)      Pengelolaan Contract , melakukan tender dan negosiasi o     Level Manager: focus untuk pengelolaan kontrak, melakukan tender dan negosiasi. Dibeberapa perusahaan, level manager menangani kontrak dengan nilai tertentu (misal: min total nilai Rp. 500 juta per tahun ditangani manager) dan bekerja sama dengan bagian procurement. o     Level staff: mem...

7 Kompetensi Inti yang Harus Dikuasai oleh Facility Manager

Saya sudah beberapa kali menuliskan mengenai core competencies yang perlu dimiliki oleh Facility Manager. Dunia facility management selalu berkembang. Hingga hari ini, otomatisasi mulai banyak diimplementasikan, sustainability mulai diterapkan serta perusahaan sudah mulai memiliki ekspektasi bisnis yang lebih besar terhadap facility manager dalam mengelola fasilitas. Sudah bisa dipastikan, Facility Manager (FM) akan selalu memegang peran penting dalam menjaga operasional bangunan, mendukung produktivitas karyawan perusahaan, dan memastikan keberlanjutan fasilitas. Saya mendapatkan artikel menarik dari blog IFMA mengenai 7 kompetensi inti (core competencies) berikut harus dikuasai oleh FM untuk sukses di era saat ini, yang baru saja dituliskan di bulan May 2025. Berikut core competencies yang perlu dikuasai oleh FM menurut IFMA: 1. Kepemimpinan dan Strategi (Leadership & Strategy)  FM perlu memiliki kemampuan memimpin tim dan mengembangkan strategi yang selaras dengan tu...

Kualifikasi Facility Coordinator Basic

Berdasarkan pengalaman saya selama lebih dari 15 tahun di bidang Facility Management, berikut   kualifikasi yang diharapkan dari kandidat yang melamar untuk menjadi Facility Coordinator Role & Responsibilities: Sebelumnya, apasaja sih tanggung jawab dan tugas dari Facility Coordinator itu? Adalah sebagai berikut: Tanggung Jawab: 1)      Memastikan mengetahui ruang lingkup kerja (Scope of Work) dari pekerjaan yang harus dilakukan di lokasi 2)      Mengetahui kinerja yang diukur setiap hari. 3)      Bekerja sama dengan team untuk mencapai kinerja yang telah ditetapkan 4)      Mengambil keputusan serta melakukan koordinasi dengan team dan atasan untuk setiap permasalah di lokasi 5)      Untuk memastikan secara keuangan, biaya-biaya sesuai dengan budget/anggaran yang telah ditetapkan Tugas: 6)      Untuk melakukan koordinasi dengan v...