Langsung ke konten utama

Pelatihan dalam Facility Management

“Edukasi yang benar akan menunjang operasional & pemeliharaan yang baik” - Jufiandi

 

Fasilitas yang terjaga dengan baik akan terkait dengan operasional dan pemeliharaan yang benar dari peralatan yang ada di fasilitas tersebut. Dalam hal ini peralatan yang dimaksud antara lain: instalasi listrik, AC, lampu, pipa dan lainnya.

Kondisi operasional dan pemeliharaan yang benar ini didapatkan dari edukasi yang dilakukan kepada team engineering dan personel pemeliharaan/teknisi yang melakukan pengelolaan.

Hal-hal penting yang menjadi bagian dari edukasi ini adalah:

1. Mengetahui tugas dan tanggung jawab. Ada hirarki yang telah ditentukan di awal yang perlu disetujui dan dimengerti oleh semua team. Tugas dan tanggung jawab ini akan terkait dengan hasil penilaian kinerja untuk team.

2. Mengikuti jadwal pemeliharaan yang telah disetujui. Setiap awal tahun pemeliharaan, aka nada jadwal yang dibuat dan diinformasikan ke semua team termasuk pihak ketiga – vendor. Di setiap bulannya, jadwal pemeliharaan ini akan selalu dikomunikasikan dan dipastikan dikerjakan. Adapun jika terjadi kendala, maka aka nada prosedur yang perlu diikuti untuk melakukan jadwal ulang serta pelaporan kepada pihak pengawas mengenai perubahan yang terjadi.

3. Mengerti mengenai SOP/Standard Operating Procedure dari setiap pengerjaan. Setiap proses perlu memiliki SOP agar siapapun yang ditugaskan mengerti dan melakukan pekerjaannya dengan benar. Dan team pemeliharaan perlu mengerti untuk segera melakukan komunikasi jika ditemukan adanya ketidaksesuaian antara SOP yang ada dengan kejadian nyata di lapangan.

4. Pelatihan secara rutin kepada team pemeliharaan untuk memastikan semua pihak terkait selalu ingat dan melakukan aktivitas pemeliharaan dengan benar.

Karena itu, mari untuk memastikan agar team teknisi dan engineer mendapatkan edukasi yang benar dan terarah.

 

Salam,

Jufiandi

#bookwritingmastery #task1of10 #keeplearning

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanggung Jawab Facility Management Team

Apa saja tanggung jawab dari facility management team? Yang utama adalah hal-hal dibawah ini: 1)      Mengatur & mempersiapkan budgets (secara tahunan dan bulanan) dan mengatur pengeluaran. o     Level Manager: selain mempersiapkan secara rutin untuk setiap tahunnya, untuk level manager, diharuskan mempunyai strategi khusus yang terkait dengan penghematan, inovasi dan project management o     Level staff: memastikan bahwa semua hal-hal rinci sudah dimasukkan kedalam budget dan melakukan pemeriksaan secara rutin. 2)      Pengelolaan Contract , melakukan tender dan negosiasi o     Level Manager: focus untuk pengelolaan kontrak, melakukan tender dan negosiasi. Dibeberapa perusahaan, level manager menangani kontrak dengan nilai tertentu (misal: min total nilai Rp. 500 juta per tahun ditangani manager) dan bekerja sama dengan bagian procurement. o     Level staff: mem...

7 Kompetensi Inti yang Harus Dikuasai oleh Facility Manager

Saya sudah beberapa kali menuliskan mengenai core competencies yang perlu dimiliki oleh Facility Manager. Dunia facility management selalu berkembang. Hingga hari ini, otomatisasi mulai banyak diimplementasikan, sustainability mulai diterapkan serta perusahaan sudah mulai memiliki ekspektasi bisnis yang lebih besar terhadap facility manager dalam mengelola fasilitas. Sudah bisa dipastikan, Facility Manager (FM) akan selalu memegang peran penting dalam menjaga operasional bangunan, mendukung produktivitas karyawan perusahaan, dan memastikan keberlanjutan fasilitas. Saya mendapatkan artikel menarik dari blog IFMA mengenai 7 kompetensi inti (core competencies) berikut harus dikuasai oleh FM untuk sukses di era saat ini, yang baru saja dituliskan di bulan May 2025. Berikut core competencies yang perlu dikuasai oleh FM menurut IFMA: 1. Kepemimpinan dan Strategi (Leadership & Strategy)  FM perlu memiliki kemampuan memimpin tim dan mengembangkan strategi yang selaras dengan tu...

Facility Management vs. Workplace Management di Era Kerja Hybrid: 4 Strategy Penting Untuk Integrasi

Setelah lebih dari 25 tahun bekerja di bidang facility management, saya pikir saya cukup familiar dengan istilah, sistem, dan dinamika pekerjaan di dalamnya. Namun, sejak 2020, ada satu istilah yang terus muncul dalam setiap diskusi, webinar, dan bahkan percakapan santai antar team: workplace management .   Dulu istilah ini tidak terlalu ramai. Tapi pasca pandemi COVID-19, seolah ada pergeseran besar: bukan hanya soal menjaga fasilitas tetap berfungsi, tapi juga bagaimana fasilitas itu mendukung cara kerja baru—yang fleksibel, digital, dan berbasis pengalaman karyawan.   Banyak Organisasi Masih Fokus pada Gedung, Bukan Penggunanya Saat ini, banyak perusahaan di Indonesia—terutama sektor perbankan, manufaktur, dan instansi publik—masih menganggap facility management (FM) cukup untuk menjalankan operasional kantor. Padahal di era kerja hybrid, pengalaman kerja (employee experience) sudah menjadi faktor utama dalam retensi, produktivitas, bahkan kesehatan mental karyawa...